Berikut adalah 9 mitos populer terkait Facebook beserta penjelasan faktanya

  Fakta Mitos   3 min read

9 Mitos Populer Tentang Facebook dan Fakta Sebenarnya

Berikut adalah 9 mitos populer terkait Facebook beserta penjelasan faktanya

Dengarkan artikel

Tentang fitur ini

Facebook telah menjadi bagian dari kehidupan digital miliaran orang di seluruh dunia. Namun, popularitasnya juga memunculkan berbagai mitos yang sering disalahpahami oleh penggunanya. Dalam tulisan ini, kita akan mengupas 9 mitos umum tentang Facebook dan membandingkannya dengan fakta sebenarnya.

1. Mitos: Facebook akan selalu tetap gratis karena itu tertulis di beranda.

Fakta: Facebook menyatakan “gratis dan akan selalu begitu” selama bertahun-tahun. Namun, kini Facebook menghasilkan uang dari iklan dan data pengguna. Layanan utamanya masih gratis, tetapi beberapa fitur untuk bisnis dan kreator bersifat berbayar.

2. Mitos: Facebook mendengarkan percakapan lewat mikrofon ponsel.

Fakta: Tidak ada bukti kuat bahwa Facebook diam-diam mendengarkan percakapan pengguna. Facebook menyangkal hal ini, dan pakar keamanan menyatakan bahwa perilaku iklan yang “menakutkan” sering disebabkan oleh algoritma pelacakan data, bukan penyadapan suara.

3. Mitos: Status tertentu bisa melindungi privasi Anda (misalnya: “Saya tidak memberi izin pada Facebook…”).

Fakta: Status tersebut tidak memiliki kekuatan hukum. Privasi pengguna ditentukan oleh kebijakan Facebook dan pengaturan privasi yang Anda pilih, bukan oleh status yang Anda tulis di profil.

4. Mitos: Facebook secara otomatis menghapus konten yang melanggar hukum.

Fakta: Facebook menggunakan sistem moderasi otomatis dan manual, tetapi tidak semua pelanggaran langsung terdeteksi atau dihapus. Konten berbahaya kadang tetap bertahan jika tidak dilaporkan.

5. Mitos: Jika seseorang memblokirmu, kamu tidak akan bisa melihat apa pun dari mereka.

Fakta: Sebagian besar interaksi memang terblokir, tapi dalam beberapa kasus, konten mereka mungkin masih muncul, misalnya dalam komentar grup publik atau postingan yang ditandai bersama.

Facebook

6. Mitos: Facebook hanya menunjukkan postingan dari sebagian kecil teman.

Fakta: Algoritma Facebook memang memprioritaskan konten tertentu, tetapi kamu tetap bisa mengatur agar melihat postingan terbaru dari semua teman lewat fitur “Most Recent”.

7. Mitos: Facebook menyimpan semua data bahkan setelah Anda menghapusnya.

Fakta: Facebook menyimpan data untuk sementara waktu demi cadangan dan keamanan, tetapi data yang benar-benar dihapus biasanya akan hilang dari sistem aktif setelah beberapa waktu, meski jejaknya mungkin masih tersimpan di server cadangan.

8. Mitos: Facebook mengetahui semua yang Anda lakukan di luar platform.

Fakta: Facebook memang melacak aktivitas pengguna lewat tombol “Like” dan “Facebook Pixel” di situs lain. Namun, Anda bisa membatasi pelacakan ini lewat pengaturan akun dan browser.

9. Mitos: Akun Anda bisa digandakan karena Facebook diretas.

Fakta: Sebagian besar “akun ganda” terjadi karena orang lain membuat profil palsu, bukan karena Facebook diretas. Keamanan akun Anda bisa ditingkatkan dengan otentikasi dua faktor dan pengaturan privasi yang ketat.


Banyak mitos seputar Facebook berasal dari kurangnya pemahaman teknis dan kesadaran akan pentingnya privasi. Faktanya, Facebook menyimpan banyak data, dan pengguna harus lebih sadar terhadap pengaturan privasi dan informasi yang dibagikan.

    Share:
    Lihat artikel lainnya

    Artikel terkait

    Lihat semua »