· · Jon Mukidi · Tutorials · 3 min read
Cara Reset Printer dengan Service Tool v.5103 & v.5105 (Panduan Lengkap)
Mengatasi error limbah tinta penuh dengan mereset printer menggunakan Service Tool v.5103 atau v.5105. Simak panduan lengkapnya di sini!

Cara Reset Printer dengan Service Tool v.5103 & v.5105 (Panduan Lengkap)
Jika printer Anda menampilkan pesan “Ink Absorber Full” atau error serupa karena limbah tinta penuh, Anda perlu melakukan reset menggunakan Service Tool v.5103 atau v.5105.
Panduan ini akan membantu Anda memahami cara masuk ke Service Mode dan mereset waste ink counter agar printer bisa digunakan kembali.
1. Masuk ke Service Mode
Sebelum menjalankan Service Tool, printer harus dalam Service Mode. Ikuti langkah berikut:
Persiapan:
- Pastikan printer dalam kondisi Mati (OFF).
- Sambungkan kabel daya ke sumber listrik.
- Hubungkan printer ke komputer dengan kabel USB.
Proses Masuk ke Service Mode:
- Tahan tombol Stop/Reset (jangan dilepas).
- Tahan tombol Power/ON (jangan dilepas).
- Lepaskan tombol Stop/Reset, tetapi tetap tahan tombol Power/ON.
- Tekan tombol Stop/Reset sebanyak 5 kali (jika ingin masuk dengan scanner).
- Jika gagal, coba tekan 6 kali (masuk tanpa scanner).
- Lepaskan tombol Power/ON.
- Tunggu hingga lampu LED Power menyala hijau/biru tanpa berkedip.
Catatan:
- Jika LED menyala hijau/biru tanpa berkedip, berarti printer sudah masuk Service Mode.
- Jika LED terus berkedip, ulangi prosedur dengan variasi 5 atau 6 kali tekanan tombol Stop/Reset.
2. Reset Waste Ink Counter
Jika printer sudah masuk Service Mode, ikuti langkah berikut:
Langkah-langkah:
Download, ekstrak file di atas. password:
gootech.my.id
Jalankan Service Tool v.5103 atau v.5105.
Masukkan 5 lembar kertas A4 atau Letter ke printer.
Cetak EEPROM Data untuk melihat status limbah tinta:
- Klik tombol EEPROM.
- Printer akan mencetak data EEPROM, termasuk waste ink counter.
Periksa nilai limbah tinta:
- D = Total limbah tinta utama.
- Ds / Ps = Limbah tinta platen.
- Dp_AW / Dp_HM = Limbah tinta platen tambahan.
Contoh Data EEPROM:
Kondisi EEPROM | Tindakan Reset | Contoh Data |
---|---|---|
Hanya nilai D ditemukan | Reset MAIN ink absorber counter | Lihat Gambar 1 |
D, Ds, atau Ps ditemukan | Reset MAIN dan PLATEN ink absorber counters. Jika Ds/Ps terlalu kecil, hanya reset MAIN ink absorber counter | Lihat Gambar 2 |
D, Dp_AW, atau Dp_HM ditemukan | Reset MAIN, PLATEN_AWAY, dan PLATEN_HOME ink absorber counters. Jika Dp_AW/Dp_HM terlalu kecil, hanya reset MAIN ink absorber counter | Lihat Gambar 3 |
D_BK, D_CL, Dp_AW, atau Dp_HM ditemukan | Reset MAIN_BLACK, MAIN_COLOR, PLATEN_AWAY, dan PLATEN_HOME ink absorber counters. Jika Dp_AW/Dp_HM terlalu kecil, hanya reset MAIN_BLACK & MAIN_COLOR | Lihat Gambar 4 |
3. Eksekusi Reset Counter
- Pada Service Tool, pilih:
- Main untuk reset Main ink absorber counter.
- Klik Set untuk eksekusi reset.
- Tunggu hingga printer mencetak hasil reset.
- Jika sukses, nilai D = 000.0 pada hasil cetakan EEPROM Data.
4. Konfirmasi Reset Berhasil
- Cetak kembali EEPROM Data setelah reset.
- Pastikan nilai D / D_BK / D_CL = 000.0.
- Jika berhasil, lanjut ke langkah berikutnya.
5. Restart Printer
- Tekan tombol Power/ON untuk mematikan printer.
- Tunggu 15 detik, lalu nyalakan kembali.
- Printer siap digunakan kembali!
<AdSenseCode adSlot=“6699045930""/>
Troubleshooting Jika Reset Gagal
- Printer tidak masuk Service Mode → Coba ulangi dengan variasi 5 atau 6 kali tekanan tombol Stop/Reset.
- Reset tidak berhasil → Coba gunakan Service Tool versi lain (misal, v.5104).
- Lampu masih berkedip → Pastikan kabel USB terhubung dengan baik dan ulangi reset.
Kesimpulan
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mereset waste ink counter menggunakan Service Tool v.5103 atau v.5105 dengan mudah. Jika mengalami kendala, coba alternatif versi Service Tool atau periksa koneksi perangkat.
Semoga berhasil!